One Move to The Glorious Moment

Satu MOMEN penting yang membawa perubahan besar dalam perjalanan hidup akan Anda tempuh. Tahap penting dalam sebuah perjalanan untuk membangun keluarga. Inilah tahap yang paling ditunggu-tunggu oleh kita semua -pengecualian bagi orang-orang tertentu- dan akan dirayakan semeriah mungkin –- tentunya sesuai dengan kondisi kita — dengan persiapan yang mungkin sangat menyita waktu, perhatian, pikiran, emosi dan tenaga serta keuangan.

Hampir semua orang akan lebih mencurahkan perhatian pada MOMEN INI dibanding momen-momen lain dalam perjalanan hidupnya. Saya tidak bisa menjelaskan apakah seharusnya seperti itu atau tidak. Mungkin anda juga tidak. Kenyataannya kesempatan untuk mendapatkan MOMEN INI sangat diharapkan oleh kita semua dan semua keluarga, teman-teman kita akan mendukung sepenuhnya. Saya rasa tidak ada dari saudara-saudara kita atau teman-teman kita yang melarang kita untuk menempuh tahapan ini. Justru tanpa kita minta, mereka semua mendorong kita untuk segera mengambil langkah masuk ke dalam momen terindah dalam hidup.

Mengapa kita merayakannya semeriah mungkin? Walaupun kita tidak mengetahui secara pasti, seperti apa perjalanan selanjutnya dari MOMEN INI? Banyak kejadian, setelah melewati tahapan ini, dalam hitungan tahun atau bahkan bulan, sudah harus berakhir dengan perpisahan. Tetapi tetap saja mereka melaksanakan MOMEN INI dengan segala kemampuan yang ada.
Ya, apapun yang terjadi selanjutnya tidak menjadi masalah. Yang jelas MOMEN INI memang pantas untuk disambut dengan suka cita dan diperjuangkan dengan segala kekuatan yang anda miliki. Bahkan anda tidak harus berjuang sendiri, tetapi boleh meminta bantuan dari orang-orang terdekat anda, orang-orang yang anda cintai. Inilah momen untuk melepaskan keegoan anda. Keegoan secara fisik, pikiran, emosi dan nurani. Melepaskannya untuk mengikatkannya kepada orang yang anda cintai. Ini bukan kebebasan. Ini adalah tentang mengikatkan diri secara utuh. Mengikatkan diri secara fisik, pikiran, emosi dan spiritual.

Memang kadang-kadang terpikirkan MOMEN INI terasa aneh. Biasanya yang disambut dengan sukacita adalah momen kebebasan. Tetapi saat ini justru momen untuk melepaskan kebebasan kita sambut dengan gembira. Tetapi keanehan inilah yang menjadikan MOMEN INI begitu sakral dan penuh misteri. Dan kita perlu untuk menghayati kesakralannya dan kemisteriusannya. Kita perlu menikmatinya.
Ini adalah momen untuk memberi, bukan untuk menerima. Momen untuk mencintai bukan untuk dicintai. Momen untuk menghargai bukan untuk dihargai. Momen untuk menghormati bukan untuk dihormati. Momen untuk belajar dari pasangan. Momen untuk menerima dia apa adanya. Bukan saatnya lagi untuk menilai, waktu penilaian sudah anda lewati. Saatnya untuk belajar memaafkan dan menerima kesalahan. Saatnya untuk melihat, apa yang anda bisa berikan.

Mengapa kok judulnya “One Move to The Glorious Moment”? Mengapa harus ada One Move? Anda bisa mencapai momen berbahagia ini karena anda telah melakukan satu langkah penting. Mengambil satu keputusan penting. Keputusan untuk masuk kedalam langkah ini. Banyak orang lain tidak berani untuk mengambil keputusan penting ini. Walaupun semua persyaratan dan kondisinya sudah mendukung. Umur, finansial, pekerjaan, atau persyaratan lainnya sudah lengkap. Tetapi semua itu tidak akan berarti tanpa sebuah keberanian. Keberanian yang datang dari dalam hati. Keberanian untuk melepaskan ego dan mengikatnya dengan ego pasangan anda. Keberanian untuk menceburkan diri dalam keterikatan. Dan keberanian untuk berharap, bahwa keterikatan ini akan membangun diri anda, mengembangkan diri anda.

Langkah untuk mengambil keputusan ini, tidak memakan waktu yang lama. Mungkin hanya dalam hitungan detik. Tetapi efeknya akan sangat luar biasa. Satu detik yang anda ambil untuk mengatakan YA, dan anda akan menjalaninya selama sisa hidup anda. Anda tidak bisa lagi mundur. Tidak ada lagi pilihan dalam hal ini. Anda harus maju. Ketika anda mundur saat ini, maka dalam perjalanan hidup anda, sebenarnya anda telah mundur bertahun-tahun. Dan akan sulit untuk bangkit kembali. Ini bukan saatnya untuk melihat ke belakang, tetapi saat untuk menatap hari esok dan membangun harapan. Apapun yang telah anda alami sebelum MOMEN INI, terutama yang berhubungan dengan pasangan anda, tidak perlu diutak-atik lagi. Inilah saat untuk melupakan dan memaafkan. Menggantikannya dangan cinta sejati pada diri sendiri dan pasangan.

Anda telah mengambil keputusan penting dan langkah berani, maka hadapilah dengan keberanian sejati. Saatnya untuk mendengarkan dengan semua indera Anda. Saatnya untuk membuka emosi, logika dan nurani Anda terhadap pasangan. Saatnya untuk masuk ke dalam diri, logika, emosi dan nurani pasangan Anda. Saatnya untuk menerima semua konsekuensi dari langkah berani Anda.
Satu langkah berani untuk memasuki momen terindah dalam hidup, dan menjalaninya seumur hidup. Itulah PERNIKAHAN. Satu detik mengatakan YA, masuk ke dalam ikatan PERNIKAHAN, untuk Anda jalani SEUMUR HIDUP..

=========================================
Happy wedding preparation for my beloved brother and future sister in law.. and for friends that preparing wedding too.. and any other friends that soon wil be joining this glorious moment.. enjoy ajahhh wkwkkwkw😀

~ by Putri Mulia Gurnitha on December 29, 2009.

One Response to “One Move to The Glorious Moment”

  1. thx for share this…… smoga cinta mengalahkan perceraian… ha..ha..ha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: