Stress & Kesehatan

Saya memiliki dua jenis pekerjaan penuh waktu, dimana saya bekerja sebagai managerpelayanan konsumen, dan ibu dari dua orang anak yang masih kecil. Saya melihat diri saya sebagai seorang yang bahagia, dan pekerja keras. Namun, bulan lalu, pekerjaan saya, perjalanan ke tempat kerja, pekerjaan sehari-hari saya di rumah, dan mencoba untuk menghabiskan waktu dengan anak-anak, sangat membuat saya tertekan. Saya harus bangun lebih pagi, untuk menyiapkan anak-anak pergi sekolah, itu akan membuat saya menjadi terlambat untuk berangkat bekerja. dan hal itu membuat suasana kerja saya menjadi tidak bersemangat. Kantor tempat saya bekerja tidak memiliki cukup pekerja dan kami memiliki banyak target yang harus dicapai, yang membuat kami harus kerja lembur. Kehidupan rumah tangga saya menjadi terlantar,perjalanan pulang saya sama sekali tidak menolong, karena ketika saya tiba di rumah saya merasa sangat lelah dan membuat saya tidak ingin melakukan apa-apa. Namun, saya dihadapkandengan kegiatan menyiapkan makan malam, mencuci pakaian. Anak-anak juga membutuhkan perhatian saya.

Saya ingin mengendalikan keadaan stres saya ini, sebelum stres ini membuat saya semakin terjerumus. Saya sudah berbicara dengan atasan saya untuk pulang lebih awal, sehingga saya tidak terjebak dalam kemacetan di jalan, dan ketika sampai di rumah, keadaan emosi saya jadi lebih baik. Saya sudah meminta suami untuk menjemput anak-anak dari sekolah, bahkan suami saya menawarkan lebih untuk menyiapkan makan malam dan mencuci pakaian kami. Ketika dia memasak, saya bersama anak-anak saya bersepeda. Saya mengharuskan lima menit di setiap pagi dan siang hari untuk relaksasi, dengan menarik napas yang dalam. Perubahan kecil ini membuat perubahan besar dalam hidup saya!

Apa yang menjadi penyebab tersering dari stres?

Stres dapat muncul dari berbagai penyebab. Stres bisa terjadi karena adanya kecelakaan yang traumaik, kematian, atau dalam keadaan darurat. Stres juga dapat muncul sebagai efek samping karena menderita sakit berat.

Ada juga stres yang berhubungan dengan aktivitas sehari-hari, tempat kerja, dan tanggung jawab dalam keluarga. Dalam hidup kita, akan sulit jika kita hanya duduk diam, tenang dan santai dalam kehidupan yang padat. Sebagai perempuan, kita memiliki banyak peran: istri, ibu, pendamping, teman dan atau sebagai pekerja. Dengan semua yang kita miliki dalam hidup ini, sangat sulit untuk menemukan cara untuk tidak menjadi stres. Namun, akan sangat penting jika kita bisa menemukan cara untuk menyiasatinya. Dan kesehatan anda, tergantung dalam hal tersebut.

Apa tanda-tanda seseorang mengalami stres?

Stres dapat muncul dalam berbagai bentuk, dan dapat menjadi salah satu gejala dari suatu penyakit. Gejala yang paling sering muncul adalah sakit kepala, gangguan tidur, sulit untuk konsentrasi, emosional, gangguan lambung, ketidaknyamanan terhadap pekerjaan yang di jalani, moral yang rendah, depresi, dan cemas.

Bagaimana kecenderungan perempuan bereaksi terhadap stres?

Kita semua bisa toleransi terhadap beberapa hal yang potensial menimbulkan stres, seperti jalanan yang macet, adu pendapat dengan pasangan, dan masalah pekerjaan. Beberapa peneliti berpikir bahwa perempuan menangani stres dengan cara yang khas: perhatian dan berteman.

· perhatian : perempuan melindungi dan menyayangi anak-anaknya

· Berteman : perempuan akan mencari dan menerima dukungan social

Selama stres, perempuan cenderung untuk menyayangi anaknya dan mencari dukungan dari teman perempuannya. Dalam tubuh perempuan, terdapat bahan kimia yang dipercaya memicu respon ini. Salah satu bahan ini adalah Oxytocin, yang berfungsi memberikan efek tenang selama sedang stres. Bahan kimia ini merupakan bahan yang sama selama masa melahirkan, dan akan ditemukan dalam kadar tertinggi pada ibu yang menyusui, yang jika dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui, akan lebih tenang dan lebih melakukan berteman. Wanita juga memiliki hormon estrogen, yang memiliki efek yang sama dengan oxytocin. Laki-laki, memiliki kadar testosterone yang tinggi saat sedang stres, di mana hal demikian akan menghalangi efek menenangkan dari Oxytocin, dan menimbulkan sikap sebaliknya, menarik diri dan pemarah.

Bagaimana stres mempengaruhi tubuh dan kesehatan saya?

Setiap orang mengalami stres. Ada yang jangka pendek (tersesat saat membawa mobil, tertinggal bus), bahkan merencanakan menu makanan setiap hari dapat membuat stres. Untuk jenis ini, dapat membuat kita menjadi semakin kuatir dan takut.

Di waktu yang lain, kita bisa berada pada stres jangka lama, seperti korban diskriminasi ras, penyakit yang berkepanjangan, atau perceraian. Stres dalam keadaan ini, dapat mempengaruhi kesehatan dalam berbagai kadar. Stres ini dapat menimbulkan depresi.

Baik keduanya, (jangka panjang dan pendek), dapat mempengaruhi tubuh anda. Penelitian menunjukkan stres memberikan efek yang serius terhadap tubuh kita. Stres memicu perubahan dalam tubuh kita dan membuat kita lebih rentan untuk sakit dan dapat membuat keadaan kita bertambah berat. Beberapa perubahan yang timbul dalam tubuh adalah:

– Gangguan tidur

– Sakit kepala

– Konstipasi

– Diare

– Menjadi sensitif

– Kekurangan tenaga

– Kurang konsentrasi

– Banyak makan atau tidak makan sama sekali

– Pemarah

– Sering sedih

– Memiliki risiko tinggi kambuh untuk sakit asma dan radang sendi

– tegang

– Keram perut

– Perut kembung

– Gangguan kulit, seperti biduran

– Depresi

– cemas

– Berat badan naik/turun

– Gangguan pada jantung

– Tekanan darah tinggi

– Irritable Bowel Syndrome

– Diabetes

– Nyeri leher dan punggung

– Penurunan birahi

– Sulit hamil

Apa saja yang potensial menimbulkan stres?

– Kehilangan pasangan

– Perceraian

– Perpisahan dalam pernikahan

– Di penjara

– Kematian anggota keluarga yang dekat dengan kita

– Penyakit dalam diri

– Pernikahan

– Kehamilan

– pensiun

Apa yang dimaksud dengan Post- Traumatic Stress Disorder (PTSD)?

Post-traumatic stress disorder (PTSD) dapat di artikan suatu kondisi yang dapat muncul setelah terpapar kejadian yang menakutkan atau menyeramkan yang member luka fisik atau ancaman. Kejadian traumatik yang dapat memicu PTSD meliputi kekerasan personal seperti pemerkosaan, di sakiti, bencana alam atau buatan manusia, kecelakaan atau perang.

Banyak orang dengan PTSD secara berulang mengalami kembali kejadian tersebut, melalui episode teringat kembali/flashback, mimpi buruk, terpikirkan kembali, terutama saat mereka terpapar kembali dengan orang atau barang yang mengingatkan mereka terhadap trauma tersebut. Berada pada waktu peringatan kejadian tersebut dapat memicu timbul gejala-gejala.Gejala yang muncul pada orang dengan PTSD, dapat berupa gangguan tidur, depresi, kecemasan,kemarahan tak terkendali, perasaan merasa bersalah. Untuk keadaan yang terakhir, sebagian diakibatkan karena tidak bisa bertahan terhadap kejadian trauma tersebut.

Banyak orang yang mengalami kejadian traumatik penuh dengan tekanan bahkan memiliki beberapa gejala PTSD dalam hitungan hari maupun minggu setelah kejadian. Namun, sekitar 8% pria dan 20% perempuan yang berlanjut mengalami PTSD, dan 30 % dari antaranya, akan menjadi kronik dan bersifat jangka panjang.

Bagaimana saya membantu mengendalikan stres saya?

Jangan biarkan stres menguasai anda. Sebagai perempuan, kita cenderung untuk menerima beban berat yang melebihi kemampuan kita. Dan terkadang, kita tidak sadar terhadap kadar stres yang kita miliki. Dengarkan tubuh anda, sehingga anda akan mengenali diri anda sendiri ketika anda mengalami stres.

Ini beberapa cara untuk menangani stres anda.

· Relaks. Setiap orang harus tenang. Beberapa cara seperti menghirup napas yang dalam, yoga, meditasi, dan pijat. Jika anda tidak dapat melakukan hal ini, duduklah selama beberapa menit, dengarkan beberapa musik, atau bacalah buku.

· Tidur. Tidur merupakan cara yang sehat untuk menolong tubuh dan pikiran anda. Stres anda akan menjadi semakin berat jika anda kurang tidur. Anda juga tidak bisa melawan penyakit jika waktu tidur anda tidak teratur. Dengan tidur yang cukup, anda akan mengatasi masalah anda menjadi lebih baik, dan menghindari penyakit. Tidurlah selama 7-8 jam setiap hari.

· Makanan bergizi. Makanalah makanan yang mengandung tinggi protein (kacang, ayam, salad tuna), sayuran, buah-buahan, roti beras gandum.

· Manjakan diri anda. Penting untuk melakukan relaksasi diri sendiri. Anggaplah bahwa ini merupakan saran dari dokter anda, sehingga anda tidak perlu merasa bersalah. Gunakan 15 menit setiap harinya untuk melakukan kegiatan seperti mandi busa, berjalan-jalan, atau bertemu dengan sahabat anda.

· Bergerak. Melakukan aktivitas fisik akan menolong anda mengendurkan otot-otot anda, membantu mood anda. Tubuh anda akan mengeluarkan endorphin sebelum dan setelah anda bergerak, zat ini mengurangi stress anda dan memperbaiki mood anda.

· Berbicara dengan teman. Ceritakan kepada sahabat anda, dengan tujuan untuk membantu anda melewati stres anda. Temukan seseorang yang dapat mendengarkan semua keluh kesah anda, tanpa harus menghakimi diri anda. Sahabat anda akan mengingatkan anda, bahwa anda tidak sendirian.

· Pertolongan dari tenaga professional. Bicara dengan terapis. Terapis dapat membantu anda untuk melalui stres anda dan menemukan jalan yang lebih baik untuk menghadapi masalah anda. Terutama untuk mengatasi masalah berat seperti PTSD.

· Kompromi. Kadang, tidak sehat jika menyangkal bahwa anda sedang stres.

· Tulis isi pikiran anda. Pernahkah anda mengirim surat kepada sahabat anda, dan anda merasa jauh lebih baik setelah itu? Ambilah pena, dan mulailah menulis apa yang ada dalam pikiran anda.

· Menolong. Menolong orang lain, dapat membantu anda. Tetangga, atau menjadi relawan dalam masyarakat bisa menjadi alternatif.

· Salurkan hobi anda. Temukan sesuatu yang membuat anda menjadi nyaman. Pastikan, anda memberi diri anda kesempatan untuk dapat menyalurkan hal tersebut.

· Batasi. Tidak semua harus dilakukan dan dituruti. Gunakan waktu dengan baik. Jangan takut untuk menolak atau mengatakan tidak, jika apa yang diminta dari anda hanya membuang waktu dan energy.

· Jadwalkan waktu anda. Pikirkan kedepan, bagaimana menghabiskan waktu anda. Tulis dalam daftar. Dan tentukan apa yang paling penting yang harus dilakukan.

· Jangan kompromi dengan stres melalui jalan yang tidak sehat. Seperti minum banyak alkohol, menggunakan obat terlarang, merokok dan makan dalam porsi yang berlebih.

Apakah menghirup napas dalam bisa membantu stres saya? Bagaimana melakukannya?

Bernapas dalam merupakan cara yang baik dalam membantu stres anda. Cobalah beberapa kali dalam sehari, caranya demikian:

1. Berbaringlah atau duduk di kursi

2. Letakkan tangan anda di atas perut

3. Mulai berhitung secara perlahan dari 1-4, dan hirup udara melalui hidung. Rasakan perut anda mulai mengembang. Tahan selama 1 detik.

4. Hitung perlahan hingga hitungan 4, sementara anda mengeluarkan udara melalui mulut anda. Untuk mengontrol cepatnya anda mengeluarkan udara, rekatkan bibir anda seperti akan bersiul. Perut anda akan kembali turun.

5. Ulangi sebanyak 5 hingga 10 kali.

Apakah stres dapat menimbulkan luka/ulkus pada lambung?

Dokter biasanya berpikir bahwa luka pada lambung disebabkan karena keadaan stres dan makanan pedas. Sekarang, kita tahu bahwa stres tidak menyebabkan luka lambung; hanya mengiritasi. Luka lambung disebabkan oleh bakteri yang disebut H. pylori. Penelitian belum dapat menyimpulkan secara pasti bagaimana orang bisa terinfeksi bakteri tersebut. Beberapa dokter berpikir bahwa itu didapat melalui air dan makanan. Dan hal ini akan diterapi dengan kombinasi antibiotika dan obat lainnya.

http://www.womenshealth.gov/faq/stress-your-health.cfm

~ by Putri Mulia Gurnitha on December 25, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: